Sebagai seorang manusia, kita hendaknya bisa mengambil
pelajaran dari segala objek apapun di dunia ini. Tidak peduli bagaimana
objeknya, baik atau buruk, yang terpenting adalah pelajaran positif yang
terdapat padanya. Ada dalil yang mengatakan bahwa, walaupun dari mulut
seekor anjing, kebenaran harus tetap diambil.
Nah, salah satu contohnya adalah bagaimana kita belajar
dari sesosok setan. Kita tahu bahwa setan memang merupakan musuh kita
bersama, dikarenakan oleh bujuk rayunya yang membuat kita terlena akan
kehidupan dunia, dan melakukan pelanggaran-pelarangan terhadap
larangan-larangan yang telah ditetapkan Tuhan terhadap kita. Akan
tetapi, ada pelajaran yang bisa kita ambil darinya. Bukan sifat buruknya
tentunya, akan tetapi perilaku produktif yang digunakan dalam
menjalankan sifat buruknya tersebut.
1. Kerja keras
Sudah terbukti bahwa setan senantiasa akan menggoda kita
dengan kerja keras. Pagi, siang, malam, mereka selalu menggoda kita
(hal ini disebabkan karena kelebihan pada mereka). Mereka melakukan itu
karena mereka berusaha untuk mendapatkan kawan sebanyak-banyaknya di
neraka kelak. Karena itu, sebagai manusia kita hendaknya bisa juga
bekerja keras, karena memang pada hakikatnya dunia ini tidak lebih dari
tempat “bersenda gurau” saja. Karena itu, hendaknya kita selalu
mempersiapkan diri untuk kehidupan yang sebenarnya nanti, setelah kita
mati.
2. Konsisten dan tidak putus asa
Sebagai seorang setan, sepertinya memang tidak ada kata
menyerah dalam kamus hidupnya dalam menggoda manusia. Apapun ceritanya,
baik itu ia telah gagal, telah terbakar oleh doa manusia, dll, ia tetap
saja berusaha. Terus menerus, tanpa berhenti. Hendaknya kita juga bisa
konsisten, terhadap pekerjaan-pekerjaan positif kita, seperti ibadah,
bekerja, dll. Sesuai dengan quote berikut : “bekerjalah kamu seakan2
kamu masih hidup 1000 tahun lagi”.
3. Inovasi
Apabila setan tak mampu menggoda kita dengan suatu cara, ia
akan menggunakan cara lainnya. Berbagai planning dilakukan olehnya,
terus-menerus hingga berhasil. Inilah sebuah inovasi yang dilakukan
olehnya. Ia selalu membuat cara-cara baru, hingga ia bisa berhasil
menggoda nantinya. Hendaknya kita bisa meniru sifat giat berinovasi ini.
Semoga saja kita bisa meniru sifat-sifat produktif
tersebut, untuk selanjutnya kita gunakan dalam hal-hal yang positif.
Sehingga, kita benar-benar bisa menjalani kehidupan ini dengan
sebaik-baiknya. Akhir kata, saya berdoa semoga kita termasuk orang-orang
yang berhasil, dan mendapatkan tempat sebaik-baiknya di surga kelak.
Aamiin
0 Comment :
Posting Komentar