Hari ini ku bertemu aku yang lalu,
dalam hujan
Sempat kami berbincang
tentang jabat tangan yang hilang
tentang album lusuh yang tertumpuk
tentang hutang yang belum lunas dan sebagainya
Ia tersenyum melihatku meladeninya
Aku yang lalu memang egois
selalu menengok menghadang
terkadang menarikku ke belakang
Tak pernah mau pergi karna,
harusnya begitu
Aku menangis melihatnya tersenyum
Aku pun tersadar,
dalam hujan
Diriku sendiri yang mengundang aku yang lalu
Aku yang lalu pun pergi
hari ini
dalam hujan
Sempat kami berbincang
tentang jabat tangan yang hilang
tentang album lusuh yang tertumpuk
tentang hutang yang belum lunas dan sebagainya
Ia tersenyum melihatku meladeninya
Aku yang lalu memang egois
selalu menengok menghadang
terkadang menarikku ke belakang
Tak pernah mau pergi karna,
harusnya begitu
Aku menangis melihatnya tersenyum
Aku pun tersadar,
dalam hujan
Diriku sendiri yang mengundang aku yang lalu
Aku yang lalu pun pergi
hari ini